Bengkel Cargo lift

Jasa Service lift Barang Kecil dan Sederhana , Sidoarjo Dan Surabaya

Since 2010

1 / 16
Tampilan 1
2 / 16
Caption Two
3 / 16
Caption Three
4 / 16
Tampilan 4
5 / 16
Tampilan 5
6 / 16
Tampilan 6
7 / 16
Tampilan 7
8 / 16
Tampilan 8
9 / 16
Tampilan 9
10 / 16
Tampilan 10
11 / 16
Tampilan 11
12 / 16
Tampilan 12
13 / 16
Tampilan 13
14 / 16
Tampilan 14
15 / 16
Tampilan 15
16 / 16
Tampilan 16

Iklan Berbayar

Warna Merdeka Dari Halaman Bengkel Cargo Lift untuk mata anda silakan pilih sesuai persediaan yang ada

Silahkan Pilih Warna Background Yang Cocok Buat Mata Anda

back to top

Cara Mudah Naik Lift Untuk Pemula


Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.





Masih perdana dalam menggunakan lift? Sebagai seorang pemula pasti Anda merasa sangat kebingungan ketika hendak naik lift penumpang ataupun hendak mengoperasikan lift barang. Akan tetapi, bagi mereka-mereka yang tinggal di wilayah perkotaan pasti sudah tidak asing lagi dengan lift dan mengenai cara menggunakan beserta cara pengoperasiannya.

Namun, bagi Anda yang memang baru pertama kalinya naik lift, pasti Anda merasa kebingungan dan Anda pun pasti akan menunggu seseorang untuk meminta tolong. Nah, daripada menunggu orang lain yang akan membantu Anda, kenapa tidak mulai mempelajari sedari sekarang, sehingga Anda pun sudah bisa melakukannya sendiri ketika hendak naik-turun lift di gedung / bangunan bertingkat.



Seperti yang sudah kita ketahui bersama berdasarkan penampakannya, lift merupakan sarana transportasi lantai yang bekerja secara vertikal / naik-turun. Lift sering diaplikasikan di gedung / bangunan bertingkat, yang memiliki lebih dari 2 lantai. Keberadaan lift memiliki nilai kepraktisan bagi semua orang yang hendak naik dan turun dari lantai satu ke lantai lain dengan cepat, sehingga mereka pun tak akan merasa lelah.

Pasalnya, dengan adanya fasilitas lift kita tak perlu lagi capek-capek naik-turun ke anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Dengan menggunakan lift, kita hanya tinggal memencet-mencet tombol lift untuk bisa sampai ke lantai yang dituju. Namun sebagai seorang pemula, Anda tidak boleh menekan tombol dengan sembarangan. Oleh karena itu, di sini akan dijelaskan mengenai tata cara naik lift untuk para pemula.

  1. Langkah awalnya, Anda harus melihat petunjuk mengenai keberadaan kereta lift, untuk mengetahui bahwa kereta tersebut berada di lantai mana. Petunjuk tersebut bisa diketahui dari bagian depan lift, apabila kereta lift masih berada di lantai lain maka Anda harus menunggu.
  2. Berikutnya, Anda harus mencari tombol lift call button. Yang mana, fungsi dari tombol tersebut ialah untuk memanggil lift untuk menuju ke lokasi lantai dimana Anda sedang berada. Jika lift berada di lantai 10 misalnya, sedangkan Anda berada di lantai 5, maka pencet tombol call button ke arah panah bawah, kemudian tunggu hingga lift membukakan pintunya.
  3. Pintu pun sudah terbuka, hendaknya Anda bergegas untuk masuk. Ketika berada di dalam lift tetaplah tenang, lihat semua yang ada di sekitar Anda. Fokuslah pada keberadaan tombol panel yang berisi angka, tekan angka sesuai dengan lokasi tujuan Anda. Semisal hendak pergi ke lantai 7, maka cukup tekan lantai 7.
  4. Ketika lift sudah terasa berjalan, perhatikan pula status lift. Sebab, Anda tadi berada dari lantai 5 hendak menuju ke lantai 7. Itu artinya, status lift harus ada pada posisi anak panah naik / menuju ke arah atas.


Sebenarnya sangat mudah sekali untuk naik lift, Anda hanya tinggal memahami beberapa fungsi tombol lift yang sudah disediakan.




Comments