Tentang Kami KIM WARTA Team Bengkel Cargo Lift [Kelompok Informasi Masyarakat] Team Bengkel Cargo Lift

Dispendik Surabaya : Guru Pengajar Adalah Guru Pengganti, Sehingga Waktu Persiapannya Mepet (Kasus Penayangan Simbol Mirip PDIP Pada Sila Ke-4 Pancasila)

Dispendik Surabaya : Guru Pengajar Adalah Guru Pengganti, Sehingga Waktu Persiapannya Mepet (Kasus Penayangan Simbol Mirip PDIP Pada Sila Ke-4 Pancasila)

Mulai kemarin media sosial Kota Surabaya dihebohkan dengan pemberitaan dari Televisi Lokal SBO TV yang menayangkan Program Belajar Dari Rumah Bersama Guruku. Program pendidikan bagi anak Sekolah Dasar ini sudah berjalan selama beberapa bulan dan merupakan sarana alternatif bagi siswa di Kota Surabaya untuk belajar selama masa Pandemi COVID-19 ini masih berlangsung.

Program ini menjadi masalah takkala pembawa acara yang merupakan salah satu guru SDN di Kota Surabaya ini menjelaskan menganai Sila ke-4 dari Pancasila. Saat itu logo yang ditampilkan bukanlah logo sila ke-4 seperti yang ada saat ini. Namun yang muncul adalah logo yang mirip dengan logo dari partai PDIP.

Untuk mengklarifikasi hal tersebut, Supomo selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya menjelaskan bahwa Afita Nurul Aini sebagai guru yang saat itu bertugas, sebenarnya adalah guru pengganti. Berdasarkan data yang ada, Guru wanita ini tidak bergabung dalam organisasi apapun  dan beliau sudah empat kali mengajar pada Program yang sama di SBO TV.

Supomo juga menjelaskan bahwa kesalahan ini murni merupakan human error namun tidak ada kesengajaan dari pihak manapun. Hal ini terjadi karena waktu yang sangat mepet karena harus live, sedangkan Ibu Guru Afita ini hanya menggantikan temannya, kemungkinan terjadi kurang konsentrasi hingga kesalahan tersebut bisa terjadi.

Dalam kesempatan ini Afita Nurul Aini selaku guru yang bertugas saat peristiwa tersebut juga meminta maaf secara langsung didepan awak media. 

"Saya Mohon maaf kepada seluruh masyarakat secara luas yang telah menyaksikan tayangan saya di live streaming dan live televisi. Kemarin saya telah melakukan kelalaian yang saya lakukan tanpa saya sengaja, saya memasukkan gambar yang tidak seusai dengan materi yang saya ajarkan," jelas Afita.

Wawan Andrianto selaku perwakilan dari SBO TV juga menjelaskan kronologisnya mengapa kesalahan tersebut bisa terjadi. Saat itu SBO TV menerima naskah yang akan ditayangkan secara live pada pukul 07.00wib. Sedangkan tayangan live ini sudah harus siap pada pukul 09.00wib. Hal inilah yang akhirnya membuat pihak SBO TV tidak bisa melakukan preview terlebih dahulu sebelum ditayangkan. 

Kesalahan ini akhirnya baru diketahu saat siaran sudah live. Sehingga setelah siaran live tersebut usai kesalahan yang ada lalu diperbaiki sebelum diupoad ke youtube. Dalam hal ini pihak SBO TV juga menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas untuk menayangkan saja, sedangkan untuk materi pengajaran serta tenaga guru semuanya berasal dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya. (yyan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar